Intinya: ucapan islami paling umum menggunakan frasa "Minal Aidin Wal Faizin" (semoga kita termasuk yang kembali fitri dan meraih kemenangan) dan "Taqabbalallahu Minna Wa Minkum" (semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian). Keduanya bisa digabung dengan kalimat doa personal di bawah ini.
Ucapan Islami Umum
Ucapan berikut cocok dikirim ke keluarga, sahabat, maupun jamaah lain yang ingin merasakan nuansa religius Idul Fitri tanpa perlu kalimat doa yang terlalu panjang.
Selamat Idul Fitri 1448 H. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kita selama Ramadan dan menjadikan kita golongan yang kembali fitri.
Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga puasa dan amal kita diterima di sisi Allah SWT.
Taqabbalallahu minna wa minkum, semoga Allah menerima ibadah kita dan mempertemukan kita kembali di bulan Ramadan berikutnya.
Di hari yang suci ini, mari kita saling memaafkan agar hati kembali bersih seperti saat baru dilahirkan. Selamat Idul Fitri.
Selamat Hari Raya Idul Fitri. Semoga kemenangan melawan hawa nafsu selama Ramadan membawa keberkahan sepanjang tahun.
Ucapan dengan Doa Khusus
Jika ingin menyampaikan doa yang lebih personal dan reflektif, dua ucapan berikut bisa jadi pilihan untuk keluarga dekat atau sahabat yang ingin kamu doakan secara khusus.
Ya Allah, jadikan kami termasuk orang-orang yang kembali fitri di hari ini. Selamat Idul Fitri 1448 H untuk seluruh umat Muslim.
Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita menuju kebaikan setelah sebulan penuh berlatih menahan diri. Selamat Idul Fitri.
Makna di Balik Ucapan Islami
"Minal Aidin Wal Faizin" secara harfiah berarti "termasuk dari yang kembali dan yang menang". Ungkapan ini dipahami sebagai doa agar kita termasuk golongan yang kembali ke fitrah — kembali suci sebagaimana bayi yang baru lahir — sekaligus meraih kemenangan setelah sebulan penuh menahan hawa nafsu di bulan Ramadan. Menariknya, frasa ini tidak ditemukan secara langsung dalam hadis maupun Al-Qur'an, melainkan merupakan tradisi lisan yang berkembang di masyarakat Indonesia dan sudah diterima secara luas sebagai bagian dari budaya Idul Fitri.
Berbeda dengan itu, "Taqabbalallahu Minna Wa Minkum" adalah doa yang memang diriwayatkan dari kebiasaan para sahabat Nabi Muhammad SAW ketika saling bertemu di hari raya. Artinya kurang lebih "semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian". Ucapan ini lebih spesifik karena secara langsung menyinggung soal diterimanya ibadah puasa, sehingga banyak yang menganggapnya lebih afdal untuk diucapkan dibandingkan sekadar ucapan selamat biasa.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Secara bahasa berarti "semoga kita termasuk orang-orang yang kembali (ke fitrah) dan meraih kemenangan". Ungkapan ini sudah menjadi tradisi umum di Indonesia meski bukan ucapan yang berasal langsung dari hadis.
Ucapan ini secara khusus merupakan doa agar Allah menerima ibadah puasa dan amal kita maupun amal orang yang kita beri ucapan, sehingga maknanya lebih spesifik dibanding ucapan selamat pada umumnya.
Sangat dianjurkan. Mendoakan diterimanya ibadah orang lain adalah bentuk kepedulian spiritual yang dianjurkan dalam tradisi silaturahmi Idul Fitri.
Boleh. Tidak ada ketentuan yang mengharuskan ucapan Idul Fitri hanya disampaikan setelah shalat Id, meski secara tradisi banyak yang memilih mengucapkannya setelah shalat sebagai penanda resmi masuknya hari raya.
Artikel Terbaru di Islami & Penuh Doa
Arti Minal Aidin Wal Faizin, Ternyata Bukan Berarti Mohon Maaf
Ternyata minal aidin wal faizin bukan terjemahan dari mohon maaf lahir batin. Ini asal doa aslinya dan kenapa keduanya sering digabung di Indonesia.
Baca selengkapnya →